Sabtu, 22 Oktober 2016

STRATEGI PERUSAHAAN



14 GRAND STRATEGI PERUSAHAAN



1.    Strategi Integrasi Ke Depan (Forward Integration Strategy)
Integrasi ke depan atau integrasi hilir merupakan strategi yang menghendaki agar
perusahaan mempunyai kemampuan yang besar terhadap pengendalian para distributor
atau pengecer mereka, bila perlu dengan memilikinya (Husein Umar, ....). strategi ini
dapat diterapkan dengan cara mengakuisisi perusahaan-perusahaan yang lebih dekat
dengan pelanggan akhir atau konsumen (John A. Pearce, et al.1997)

contoh perusahaan
PT. samsung menguasai saluran distribusi sampai hilirnya dengan mempunyai outlet shop yg memberikan pelayanan service dan menjual sparepart original dari samsung .

2.    Strategi Integrasi ke belakang (Backward Integration Strategy)
Integrasi ke belakang sering disebut denga integrasi hulu merupakan strategi perusahaan agar pengawasan terhadap bahan baku dapat ditingkatkan, apalagi para pemasok sudah dinilai tidak lagi menguntungkan perusahaan, seperti keterlambatan dalam pengadaan bahan, kualitas bahan yang menurun, biaya yang meningkat sehingga
tidak lagi dapat diandalkan (Husein Umar, ...., Strategic In Action )

contoh perusahaan
garuda indonesia memiliki anak perusahaan untuk mendukung kegiatannya. Salah satunya adalah PT aero wisata, anak perusahaan dari garuda indonesia ini bergerak dibidang perhotelan,jasa boga, transportasi darat dan travel

3.    Strategi Integrasi Horisontal (Horizontal Integration Strategy) Strategi integrasi horisontah mengarah pada strategi yang memperoleh kepemilikan atau meningkatkan kendali atas perusahaan pesaing. Merupakan strategi yang paling tren digunakan secara signifikan dalam strategi pertumbuhan. Merger, akuisisi, pengambilalihan diantara para pesaing memungkinkan semakin meningkatnya skala ekonomis dan transfer sumber daya dan kompetensi

Contoh perusahaan :
PT Coca Cola Bottling Indonesia mengakusisi airminung merk lokak Ades.

4.    Strategi Penetrasi Pasar (Market Penetration Strategy)
Strategi penetrasi pasar adalah strategi yang mengeksploitasi pasar saat ini dengan menggnakan produk yang dimiliki perusahaan (Serian Wijatno,...). Strategi ini dilaksanakan diantaranya dengan mempengaruhi pelanggan saat ini agar mau membelilebih banyak. Usaha ini dapat dilakukan melalui program komunikasi pemasaran diantaranya dengan member insentif terhadap pelanggan yang membeli lebih banyak.

Contoh perusahaan :
PT Dua kelinci mereka memiliki strategi pemasaran dengan mengiklankan produknya dengan ciri khas yaitu jangan nonton bola tanpa kacag garuda.

5.    Strategi Pengembangan Pasar (Market Development Strategy)Memperkenalkan produk yang ada saat ini pada pasar baru (new market). Strategi Pengembangan pasar ke New market ini dijalankan dengan memperluas area geografi baru, menambah segmen baru, mengubah dari bukan pemakai menjadi pemakai, menarik pelanggannya pesaing.

Contoh perusahaan :
PT. Indomarco atau yang lebih dikenal indomaret menggunakan pengembangan strategi pasar dengan cara yaitu franchise

6.    Strategi Pengembangan Produk (Product Development Strategy) Merupakan strategi yang dijalankan untuk menaikkan penjualan dengan memperbaiki atau memodifikasi produk yang ada saat ini. Menjalankan strategi ini berarti melibatkan pengeluaran biaya penelitian dan pengembangan yang besar.

Contoh perusahaan : 
PT samsung electronic indonesia dulu samsung hanya memproduksi smartphone namun sekarang perusahaan ini juga membuat laptop dan barang elektronik seperti laptop dll

7.    Strategi Diversifikasi Konsentris (Concentric Diversification
Strategy)Dijalankan dengan menambah produk baru yang masih terkait dengan produk yang ada saat ini. Keterkaitan dalam hal: kesamaan teknologi, pemanfaatan fasilitas bersama, ataupun jaringan pemasaran yang sama.

Contoh perusahaan :
Perusahaan mobil seperti Suzuki dan Honda juga memproduksi sepeda motor
 
8.    Strategi Diversifikasi Horizontal (Horizontal Diversification Strategy)
Strategi diversifikasi horizontal adalah strategi yang membidik segmen yang sama dengan menawarkan produk yang berhubungan erat namun dihasilkan dengan teknologi yang tidak terkait dengan produksi sebelumnya (Serian Wijatno, .....).

Contoh perusahaan :
PT.Maspion Intonesia memiliki PT.Bank Maspion Indonesia, Maspion securities, dan Maspion money changer.

9.    Strategi Diversifikasi Konglomerasi (Conglomerate Diversification Strategy)Penambahan produk baru dan dipasarkan pada pasar baru yang tak terkait dengan yang ada saat ini. Ide dasar strategi ini terutama pertimbangan profit.

Contoh perusahaan :
PT.Maspion Intonesia memiliki PT.Bank Maspion Indonesia, Maspion securities, dan Maspion money changer.


10.  Strategi Penggabungan Usaha (Merger Strategy)
Strategi penggabungan usaha merupakan strategi pertumbuhan di mana sebuah perusahaan bergabung dengan perusahaan lain dan membentuk perusahaan baru (Crown Dirgantoro,2001).

Contoh perusahaan :
Perusahaan yang melakukan Merger adalah antara Bank Lippo dengan Bank Niaga... pada tahun 2008. Ingat.. sifat dari merger adalah penggabungan antara dua perusahaan yang mana yang satu mempunyai ukuran yang relatif lebih kecil daripada yang lainya. Antara Bank Lippo dan Bank Niaga.. Keduanya bergabung untuk memperkuat posisinya di kancah persaingan global.

11.  Strategi Pengurangan/Penghematan (Retrenchment Strategy) Strategi pengurangan adalah strategi yang dapat diterapkan ketika perusahaan sudah tidak lagi bisa bersaing secara efektif, yakni pada waktu performance perusahaan sudah buruk, akan tetapi belum memasuki tahap kritis (Crown Dirgantoro, 2001). Tujuan dari strategi pengurangan ini adalah kestabilan kondisi keuangan perusahaan.Tindakan pengurangan yang diambil dapat disesuaikan dengan tingkat keparahan yang dihadapi oleh perusahaan. Perusahaan yang hampir bangkrut (kondisi parah) berusaha menghentikan penurunan dengan cara menekan biaya dan mengurangi aset perusahaan.Sedangkan perusahaan yang tidak terlalu parah dapat stabil kembali hanya dengan melakukan pengurangan biaya.

Contoh perusahaan
Pt tijwi kimia memlakukan pemutusan hubungan kerja (phk) kepada tiga  ribu karyawannya

12.  Strategi Pelepasan (Disvesture Strategy) Strategi pelepasan adalah strategi penjualan suatu perusahaan atau komponen utama perusahaan (John A. Pearce dan Richard B. Robinson,JR., 1997). Strategi pelepasan merupakan salah satu bagian dari strategi pengurangan yang bertujuan agar aktivitas perusahaan yang sudah tidak menguntungkan dapat digantikan dengan aktivitas lainnya.. Strategi ini digunakan pada saat menambah modal dari suatu investasi atau untuk menindaklanjuti strategi akuisisi yang telah diputuskan untuk proses selanjutnya.

Contoh perusahaan
PT Bank Niaga Tbk. Melepas seluruh kepemilikan saham (divestasi) di PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia yg berkedudukan di Jakarta.



13.  Strategi Likuidasi (Liquidation Strategy) Strategi likuidasi adalah strategi utama yang melibatkan penjualan aset-aset dan bisnis seharga nilai sisanya (John A. Pearce dan Richard B. Robinson,JR., 1997). Perusahaan yang menggunakan strategi ini akan menjual aset-aset perusahaan secara terpisah dan terkadang juga bisa dijual secara keseluruhan, tetapi hanya seharga nilai aset berwujudnya dan bukan sebagai perusahaan yang masih memiliki kelangsungan usaha

Contoh perusahaan
PT Asahimas Flat Glass melakukan likuidasi terhadap anak perusahaanny, yakni Glavermas Mirror Pte Ltd.

14.  Strategi kombinasi Strategi kombinasi ini merupakan kombinasi dari beberapa strategi yang pada umumnya digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar. Formulasi strategi bisnis yang konsisten dalam perusahaan besar dan terdiversifikasi bukanlah hal yang mudah karena beberapa tingkat strategi harus dikoordinasikan untuk mencapai tujuan organisasi secara keseluruhan (Crown Dirgantoro, 2001)


Contoh perusahaan :
PT gudang garam mereka mengkombinasikan antara strategi integrasi dengan diversifikasi

Sumber





Selasa, 18 Oktober 2016

MANAJEMEN



MANAJEMEN 

Pengertian Manajemen adalah suatu seni dalam ilmu dan proses pengorganisasian seperti perencanaan, pengorganisasian, pergerakan, dan pengendalian atau pengawasan. Dalam pengertian manajemen sebagai seni karna seni berfungsi dalam mengujudkan tujuan yang nyata dengan hasil atau manfaat sedangkan manajemen sebagai ilmu yang berfungsi menerangkan fenomena-fenomena, kejadian sehingga memberikan penjelasan yang sebenarnya.

Manajemen berasal dari bahasa inggris yaitu "Manage" yang berarti, mengurus, mengelola, mengendalikan, mengusahakan, memimpin. Sedangkan Pengertian Manajemen secara etimologis adalah seni melaksanakan dan mengatur.

Menurut R.terry manajemen adalah suatu proses unik dan khas yang terdiri atas tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, serta penggerakan dan pengendalian yang dilakukan guna menentukan arah serta mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya melalui pemanfaatan SDM serta sumber daya lain

Fungsi manajemen
Fungsi utama manajemen ada 4 yaitu planing (perencanaan) ,organizing (pengorganisasian),actuating(pengarahan),controlling (pengendalian) atau yag biasa disebut dengan POAC.

Dalam manajemen terdapat 3 tingkatan yaitu Manejemen lini pertama (first line management), Manajer tingkat menengah (middle management), Manajer puncak (top management)

1. Manejemen lini pertama (first line management).
Manajer lini pertama merupakan tinggatan paling rendah, sering dikenal dengan manajer operasional. Tugasnya seperti memimpin dan mengawasi pegaawai non-manajerial yang derlibat dalam proses produksi. Biasanya mereka sering disebut supervisor, manajer area, manajer shift, manajer department, manajer kantor atau mandor. Itulah penjelasan mengenai manajer lini pertama.

2. Manajer tingkat menengah (middle management).
Manajer tingkat menengah ini berada diantara manajer lini pertama (first line management) dan manajer puncak (top management), tugasnya sebagai penghubung antar keduanya. Adapun jabatan yang termasuk kedalam manajer tingkat menengah ini diantaranya seperti manajer proyek, manajer pabrik, manajer divisi atau kepala bagian. Itulah penjelasan mengenai manajer tingkat menengah.

3. Manajer puncak (top management).
Manajer puncak bertugas untuk merencanakan kegiatan maupun strategi organisasi atau perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya organisasi ataupun perusahaan. Manajer puncak ini dikenal dengan instilah executive officer, contoh dari manajer puncak seperti Chief Executive Officer (CEO), Chief Financial Officer (CFO) dan Chief Information Officer (CIO). Dan itulah penjelasan mengenai manajer puncak.