14 GRAND
STRATEGI PERUSAHAAN
1. Strategi Integrasi Ke Depan (Forward Integration
Strategy)
Integrasi ke
depan atau integrasi hilir merupakan strategi yang menghendaki agar
perusahaan
mempunyai kemampuan yang besar terhadap pengendalian para distributor
atau
pengecer mereka, bila perlu dengan memilikinya (Husein Umar, ....). strategi
ini
dapat
diterapkan dengan cara mengakuisisi perusahaan-perusahaan yang lebih dekat
dengan
pelanggan akhir atau konsumen (John A. Pearce, et al.1997)
contoh
perusahaan
PT. samsung
menguasai saluran distribusi sampai hilirnya dengan mempunyai outlet shop yg
memberikan pelayanan service dan menjual sparepart original dari samsung .
2. Strategi Integrasi ke belakang (Backward Integration
Strategy)
Integrasi ke
belakang sering disebut denga integrasi hulu merupakan strategi perusahaan agar
pengawasan terhadap bahan baku dapat ditingkatkan, apalagi para pemasok sudah
dinilai tidak lagi menguntungkan perusahaan, seperti keterlambatan dalam
pengadaan bahan, kualitas bahan yang menurun, biaya yang meningkat sehingga
tidak lagi
dapat diandalkan (Husein Umar, ...., Strategic In Action )
contoh
perusahaan
garuda
indonesia memiliki anak perusahaan untuk mendukung kegiatannya. Salah satunya
adalah PT aero wisata, anak perusahaan dari garuda indonesia ini bergerak
dibidang perhotelan,jasa boga, transportasi darat dan travel
3. Strategi Integrasi Horisontal (Horizontal Integration
Strategy) Strategi integrasi horisontah mengarah pada strategi yang memperoleh
kepemilikan atau meningkatkan kendali atas perusahaan pesaing. Merupakan
strategi yang paling tren digunakan secara signifikan dalam strategi
pertumbuhan. Merger, akuisisi, pengambilalihan diantara para pesaing
memungkinkan semakin meningkatnya skala ekonomis dan transfer sumber daya dan
kompetensi
Contoh
perusahaan :
PT Coca Cola
Bottling Indonesia mengakusisi airminung merk lokak Ades.
4. Strategi Penetrasi Pasar (Market Penetration Strategy)
Strategi
penetrasi pasar adalah strategi yang mengeksploitasi pasar saat ini dengan
menggnakan produk yang dimiliki perusahaan (Serian Wijatno,...). Strategi ini
dilaksanakan diantaranya dengan mempengaruhi pelanggan saat ini agar mau
membelilebih banyak. Usaha ini dapat dilakukan melalui program komunikasi
pemasaran diantaranya dengan member insentif terhadap pelanggan yang membeli
lebih banyak.
Contoh
perusahaan :
PT Dua
kelinci mereka memiliki strategi pemasaran dengan mengiklankan produknya dengan
ciri khas yaitu jangan nonton bola tanpa kacag garuda.
5. Strategi Pengembangan Pasar (Market
Development Strategy)Memperkenalkan produk yang ada saat ini pada pasar baru
(new market). Strategi Pengembangan pasar ke New market ini dijalankan dengan
memperluas area geografi baru, menambah segmen baru, mengubah dari bukan
pemakai menjadi pemakai, menarik pelanggannya pesaing.
Contoh perusahaan :
PT. Indomarco atau yang lebih dikenal
indomaret menggunakan pengembangan strategi pasar dengan cara yaitu franchise
6. Strategi Pengembangan Produk (Product
Development Strategy) Merupakan strategi yang dijalankan untuk menaikkan
penjualan dengan memperbaiki atau memodifikasi produk yang ada saat ini.
Menjalankan strategi ini berarti melibatkan pengeluaran biaya penelitian dan
pengembangan yang besar.
Contoh perusahaan :
PT samsung electronic indonesia dulu
samsung hanya memproduksi smartphone namun sekarang perusahaan ini juga membuat
laptop dan barang elektronik seperti laptop dll
7. Strategi Diversifikasi Konsentris (Concentric
Diversification
Strategy)Dijalankan dengan menambah
produk baru yang masih terkait dengan produk yang ada saat ini. Keterkaitan
dalam hal: kesamaan teknologi, pemanfaatan fasilitas bersama, ataupun jaringan
pemasaran yang sama.
Contoh perusahaan :
Perusahaan mobil seperti Suzuki dan
Honda juga memproduksi sepeda motor
8. Strategi Diversifikasi Horizontal (Horizontal
Diversification Strategy)
Strategi
diversifikasi horizontal adalah strategi yang membidik segmen yang sama dengan
menawarkan produk yang berhubungan erat namun dihasilkan dengan teknologi yang
tidak terkait dengan produksi sebelumnya (Serian Wijatno, .....).
Contoh
perusahaan :
PT.Maspion
Intonesia memiliki PT.Bank Maspion Indonesia, Maspion securities, dan Maspion
money changer.
9. Strategi Diversifikasi Konglomerasi
(Conglomerate Diversification Strategy)Penambahan produk baru dan dipasarkan
pada pasar baru yang tak terkait dengan yang ada saat ini. Ide dasar strategi
ini terutama pertimbangan profit.
Contoh perusahaan :
PT.Maspion Intonesia memiliki PT.Bank
Maspion Indonesia, Maspion securities, dan Maspion money changer.
10. Strategi Penggabungan Usaha (Merger Strategy)
Strategi
penggabungan usaha merupakan strategi pertumbuhan di mana sebuah perusahaan
bergabung dengan perusahaan lain dan membentuk perusahaan baru (Crown
Dirgantoro,2001).
Contoh
perusahaan :
Perusahaan yang melakukan Merger
adalah antara Bank Lippo dengan Bank Niaga... pada tahun 2008. Ingat.. sifat
dari merger adalah penggabungan antara dua perusahaan yang mana yang satu
mempunyai ukuran yang relatif lebih kecil daripada yang lainya. Antara Bank
Lippo dan Bank Niaga.. Keduanya bergabung untuk memperkuat posisinya di kancah
persaingan global.
11. Strategi Pengurangan/Penghematan (Retrenchment
Strategy) Strategi pengurangan adalah strategi yang dapat diterapkan ketika
perusahaan sudah tidak lagi bisa bersaing secara efektif, yakni pada waktu
performance perusahaan sudah buruk, akan tetapi belum memasuki tahap kritis
(Crown Dirgantoro, 2001). Tujuan dari strategi pengurangan ini adalah
kestabilan kondisi keuangan perusahaan.Tindakan pengurangan yang diambil dapat
disesuaikan dengan tingkat keparahan yang dihadapi oleh perusahaan. Perusahaan
yang hampir bangkrut (kondisi parah) berusaha menghentikan penurunan dengan
cara menekan biaya dan mengurangi aset perusahaan.Sedangkan perusahaan yang
tidak terlalu parah dapat stabil kembali hanya dengan melakukan pengurangan
biaya.
Contoh
perusahaan
Pt tijwi
kimia memlakukan pemutusan hubungan kerja (phk) kepada tiga ribu karyawannya
12. Strategi Pelepasan (Disvesture Strategy) Strategi
pelepasan adalah strategi penjualan suatu perusahaan atau komponen utama
perusahaan (John A. Pearce dan Richard B. Robinson,JR., 1997). Strategi
pelepasan merupakan salah satu bagian dari strategi pengurangan yang bertujuan
agar aktivitas perusahaan yang sudah tidak menguntungkan dapat digantikan
dengan aktivitas lainnya.. Strategi ini digunakan pada saat menambah modal dari
suatu investasi atau untuk menindaklanjuti strategi akuisisi yang telah
diputuskan untuk proses selanjutnya.
Contoh
perusahaan
PT
Bank Niaga Tbk. Melepas seluruh kepemilikan saham (divestasi) di PT Bank
Sumitomo Mitsui Indonesia yg berkedudukan di Jakarta.
13. Strategi Likuidasi (Liquidation Strategy) Strategi
likuidasi adalah strategi utama yang melibatkan penjualan aset-aset dan bisnis
seharga nilai sisanya (John A. Pearce dan Richard B. Robinson,JR., 1997).
Perusahaan yang menggunakan strategi ini akan menjual aset-aset perusahaan
secara terpisah dan terkadang juga bisa dijual secara keseluruhan, tetapi hanya
seharga nilai aset berwujudnya dan bukan sebagai perusahaan yang masih memiliki
kelangsungan usaha
Contoh
perusahaan
PT
Asahimas Flat Glass melakukan likuidasi terhadap anak perusahaanny, yakni
Glavermas Mirror Pte Ltd.
14. Strategi kombinasi Strategi kombinasi ini merupakan kombinasi dari
beberapa strategi yang pada umumnya digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar.
Formulasi strategi bisnis yang konsisten dalam perusahaan besar dan
terdiversifikasi bukanlah hal yang mudah karena beberapa tingkat strategi harus
dikoordinasikan untuk mencapai tujuan organisasi secara keseluruhan (Crown
Dirgantoro, 2001)
Contoh
perusahaan :
PT gudang
garam mereka mengkombinasikan antara strategi integrasi dengan diversifikasi
Sumber